AdeEnz's posts with tag: isu
Geng Nero...Atau apalah namanya...Hanya salah satu akibat dari kebiasaan bangsa kita, yang kurang lebih seperti ini.. "Susah Liat Orang Seneng, Seneng Liat Orang Susah"Kemaren gue nanya temen gueGue : "Him, kalo liat balapan motor, yang seru apanya sih??" Ibrahim : "Ya seru kalo ada yang jatoh dari motor...." Gue : "..................."Arg.......Gue berpendapat kalau masalah kekerasan di negeri ini, itu udah masalah psikologi para tersangka itu dari awalnya..Misalnya gini, yang melakukan kekerasan itu pernah mendapat kekerasan dari orang sekitarnya, misalnya orang tua, temen, dsb dsb. Nah, nanti korban kekerasan itu juga pasti tertarik untuk melakukan kekerasan kepada orang lain dan orang lain itu bisa jadi melakukan kekerasan kepada orang lain setelahnya. Seperti mata rantai tak berujung.Ya yang seperti itu nggak harus ditanggepin sebagai kekerasan kan...Tergantung orang yang menjadi korban...Ada yang menganggap itu cuma pelatihan fisik dan mental masa muda...Seperti di pencak silat...Dan ada yang menganggap itu suatu hal yang bener-bener nggak banget buat dia, sampe'-sampe' harus semua orang tau, mulai lapor ortu, temen polisi, kakek, nenek, dsb dsb.._________________________________________ What U'r Opinion ????
Bullet-Proof Man..Ratusan peluru tak berhasil menembus kulit Tarsan si manusia kebal, akhirnya tewas juga setelah jimatnya ditembak.
Dok:Trans7 Tanggal : 07 Juni 2008 Import.flv (6.0 MB)
   Polisi tak mau disalahkan dua kali dalam menghadapi aksi demo mahasiswa seperti dalam penanganan demo di Kampus Universitas Nasional (Unas) Sabtu (24/5) lalu. Korps baju cokelat itu kini mengubah taktik untuk tidak menghadapi langsung aksi anarkis mahasiswa. Polisi memilih jalan damai dan berdialog dengan pihak rektorat untuk menertibkan anak didiknya.
Langkah itu sudah dipraktikkan dalam menghadapi demo di depan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta Timur, yang juga diwarnai pelemparan bom molotov. Padahal, demo mahasiswa yang berlangsung sejak pukul 13.00 Senin lalu (26/5) dan diwarnai bakar ban serta blokade Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, itu lebih berdampak luas bagi masyarakat daripada aksi mahasiswa Unas.
Tapi, aksi tersebut berakhir damai siang kemarin. Tak ada pertumpahan darah karena pihak rektorat UKI turun langsung bersama Polrestro Jakarta Timur. "Memang kita mengalihkan Protap (penanganan aksi unjuk rasa, Red) dalam menangani aksi unjuk rasa. Itu karena kita khawatir (kalau pakai Protap lama) kembali bentrok dengan mahasiswa," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol R Abubakar Nataprawira dalam jumpa pers di Mabes Polri kemarin.
Polisi menghindari bentrok karena yakin ada skenario besar untuk membenturkan mereka dengan mahasiswa. Jika itu sampai terjadi, bahkan ada nyawa mahasiswa yang melayang seperti pada masa Orde Baru, kondisi keamanan menjadi tidak stabil. Pemerintahan SBY-JK yang tinggal setahun lagi pun bisa terancam. "Pihak tertentu itu benar-benar ingin membenturkan kita dengan mahasiswa," lanjut jenderal bintang dua itu tanpa mau menjelaskan siapa "pihak tertentu" tersebut.
Langkah yang sama juga diperlihatkan polisi dalam penanganan aksi unjuk rasa di depan Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Jakarta Selatan, sore kemarin. Aksi yang cenderung anarkis dengan pembakaran ban di jalan depan kampus sehingga memacetkan arus lalu lintas ke arah Senayan itu juga direspons dingin oleh polisi.
Sementara itu, aksi demonstrasi mahasiswa yang sudah menjurus anarkis mulai meresahkan masyarakat. Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tadi malam memanggil para rektor untuk membahas masalah tersebut.
Sebanyak 20 orang rektor dari berbagai perguruan tinggi di ibukota hadir pada pertemuan di Gedung Agung, Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Rapat yang dimulai pukul 19.45 WIB itu juga dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman dan jajaran Muspida di jajaran Pemrov DKI Jakarta. Hingga pukul 23.00 WIB ,rapat yang berlangsung tertutup itu masih terus berlangsung. Beberapa perguruan tinggi yang terdaftar dalam daftar hadir rektor adalah UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Moestopo (beragama), Uhamka, YAI, dan Universitas Bung Karno. Sedangkan perwakilan Universitas Nasional (Unas) dan UKI yang sedang disorot publik karena aksi mahasiswanya tidak ada dalam daftar hadir.
Kendati sudah melunak, polisi tetap memproses 34 tersangka yang ditangkap di Unas Sabtu lalu. Para orang tua mahasiswa -yang yakin anaknya tak bersalah- kemarin mengadu ke Komnas HAM. Mereka meminta komisi tersebut mendesak polisi supaya menangguhkan penahanan anak-anak mereka. "Anak saya tidak salah, kenapa harus ditahan?" ujar Siti Masitoh, orang tua Zaki Arsy, di Komnas HAM.
Siti datang bersama 20 orang tua dan wali mahasiswa Unas yang lain. Mereka didampingi advokat publik dari LBH Jakarta dan diterima Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh. Siti mengatakan telah mendengarkan cerita Zaki bahwa anaknya itu tidak ikut-ikutan demo. "Anak saya ke kampus menyelesaikan proposal konser musik," katanya sambil mengacung-acungkan contoh proposal itu. Dia mengaku kecewa kepada polisi yang tutup mata dengan mengenakan status tersangka terhadap Zaki.
Bukan hanya soal penangguhan penahanan, soal penganiayaan terhadap mahasiswa oleh polisi juga disuarakan dalam pengaduan yang berlangsung satu jam itu. Misalnya, pengakuan Mustari Soleman, salah satu mahasiswa Unas yang sempat ditangkap polisi. Dia mengatakan bahwa sejumlah polisi meneror dirinya untuk menandatangani berita acara pidana. "Kami dipaksa secara psikis," kata mahasiswa Fakultas Hukum Unas itu sambil memperlihatkan tangan kanan dan dua jarinya yang patah karena dipukuli oknum polisi.
Ridha Saleh berjanji akan memproses pengaduan tersebut. Pada saat itu pula, dia meminta agar seluruh bukti yang disodorkan para orang tua dan wali mahasiswa segera diserahkan ke Komnas HAM sebagai bahan pertimbangan. "Beri kami (waktu) dua minggu," katanya. Komnas HAM juga tengah melakukan koordinasi dengan Kompolnas untuk mendapatkan informasi apa yang dimaksud dengan "Protap Pengendalian Massa".
Sikap DPR
Desakan pembebasan mahasiswa yang ditahan juga datang dari Ketua DPR Agung Laksono. "Saya mendesak agar polisi membebaskan para mahasiswa tanpa syarat apa pun," tegasnya. Penahanan terhadap mahasiswa hanya akan memperkeruh keadaan. Kalau pun masih diperlukan sejumlah pemeriksaan, prosesnya harus dipercepat. "Intinya, jangan makin memanaskan suasana," imbuhnya.
Dia mendukung langkah Komisi III DPR membentuk panitia kerja (panja). "Sebab, ini memang masalah serius. Keberadaan panja semoga bisa meluruskan fakta-fakta yang ada," lanjutnya. Tak lupa, wakil ketua umum DPP Partai Golkar itu meminta oknum polisi yang main gebuk dalam insiden berdarah di Unas segera diperiksa. "Jangan hanya mahasiswa yang diperiksa," ingatnya.
Sumber
Upaya Depkominfo untuk mengungkap siapa sosok pengirim SMS santet yang meresahkan warga berbuah manis. Si pengirim awal SMS tersebut terdeteksi. Depkominfo berkoordinasi dengan para operator selular untuk mengungkap siapa sosok di baliknya pengirim SMS itu. "Orangnya (pengirim awal) sudah ketemu. Sudah diamankan kepolisian Riau," kata Kabag Humas Ditjen Postel Depkominfo Gatot S Dewabroto. Siapa orang itu? "Itu kewenangan polisi untuk menjawab," jawab Gatot. Ditambahkan dia, karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat, maka si pengirim awal SMS santet itu akan diproses pidana oleh aparat yang berwenang. Menurut Gatot, setelah berkoordinasi dengan para operator di Tanah Air, pihaknya segera melokalisir. Setelah itu, dilaporkan kepada pihak kepolisian dan kejaksaan. "Di setiap nomor seluler kan ada local number-nya jadi bisa diketahui di daerah mana. Kick off-nya diketahui dari daerah Riau. Saat pelacakan terkendala registrasi karena tidak valid, tapi akhirnya bisa ditemukan juga," tutur dia. Sumber
Film gila.......hahahaha
Sebenernya gw g mo protes........secara gw jg srg liat yg lebih parah dr ini.....hehehe (g ush muna deh....ye)........
Tp berhubung ni film mo msk bioskop yg notabene anak2 muda yg dominan nonton....gw hrs protes........g da film ne (yg terang2an gini) moral pemuda pemudi ja udah rusak.....gmn da film ini yang spt melegalkan adegan2 di dalamnya........
*yg mo protes ma comment gw..........peace......hehehe Import.flv (5.7 MB)
Masih bingung ma sejarah lagu ini neh.......
Pa cuman hoax aja y????
Versi Pertama
Ada yang bilang cewe ini bernama Ega. Ega adalah seorang vokalis Band Caramel, dia frustasi karena ditinggal Boyfriendnya, pacarnya meninggal dalam sebuah tawuran. Karena frustasi Ega mencoba bunuh diri, dia ditemukan oleh temanya dalam keadaan sekarat, dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Saat ajal mau menjelang Ega menyanyikan lagu ini dengan iringan gitar yang dimainkan sendiri, dan direkam oleh temannya. Setelah menyanyikan lagu ini Ega pun meninggal.
Cerita yang ini sedikit tidak masuk akal, karena di backsound lagu ini ada suara orang tepuk tangan, (orang lagi sekarat ko di beri applous), dan namanya orang sempat sekarat pastinya di tangannya ada jarum infus, dan mungkin diberi oksigen, jadi mana mungkin Ega bisa main gitar sendiri, dan juga suster-suster disana pasti melarang karena bisa mengganggu pasien lain.
Versi Kedua
Namanya Gaby, Dia anak SMU Blora di Madiun (katanya, tapi temen-temen aku bilang dia ank sidoarjo), dia juga anak Band khususnya vokal, sewaktu itu dia kelas 3 SMA mau menempuh ujian pastinya. Dia punya pacar anak pembalap, suka balapan motor. Nah, pada waktu masa-masa ujian itu mereka jarang komunikasi karena sibuk belajar. Tanpa diketahui Gaby, ternyata pacarnya meninggal gara-gara kecelakaan. Orang tua pacarnya maupun temen-temennya nggak mau kasih tau Gaby, takut mengganggu konsen belajarnya. Akhirnya setelah selesai ujian Gaby ke rumah pacarnya bermaksud buat ketemu, kan kangen tuh, n mau marah-marah juga cz knp setelah ujian pacarnya nggak kasih kabar. Truz pas di rumah pacarnya, Gaby kaget kok rame-rame, banyak orang baca yasin. Ibu pacarnya akhirnya kasih tau ke Gaby kalo pacarnya uda nggak ada, meninggaL! Gaby shock banget pastinya, dia stress berat! Temen dan keluarganya kasih support dia untuk bangkit. Sampai akhirnya dia berhasil menciptakan lagu itu, lagu tentang perasaan dia. Niatnya Lagu itu akan dipentaskan pas perpisahan sekolah. Tapi sayangnya .. Gaby memilih ketemu sama pacarnya, dia dikabarkan gantung diri! Itu terjadi di Tahun 2007 kemaren. Nah .. setelah itu menyebarlah Lagu-lagunya .. Dan banyak yang bilang setelah ngedengerin lagu itu banyak yg didatangi cewek cantik alias Hantunya Gaby. Katanya juga banyak kejadian-kejadian gitu sekitar bulan desember yaitu pas bulan kelahiran Gaby.
Versi Ketiga
dy tu aslinya ank bali. dy bkin lirik tu sndri. karena dy ditinggal olh kekasihnya yg meniggal dlu. pertama ceritanya, geby tu mahasiswa universitas di jogja. kejadian itu terjadi di bali kmpung halmannya. kejadian ini berlangsung tanggal 11 januari 2008 pada malam hari, waktu itu geby ma teman ne naik mobil kijang panter dy lg m jalan2 gtu dech
ternyata waktu perjalanan dy melihat sang kekasih lagi sama cewek lain lalu dy manggil kekasihnya tu, sehabis melihat kekasihnya lagi selingkuh dy ngebut pulang kerumah tmen td tanpa disdri pacar geby td ngikutin geby tp dy kehilangan dy terus dy cari sesampai dijalan yang spi dy ngebut karena dy liat mobil geby ternyata disana ada simpang jalan dsitu pacar geby mninggal kecelakaan. 2 hari kmudian geby diberitahu bahwa pacarnya telah meninggal karena kecelakaan. setelah mendengar kabar itu geby g prnah keluar dari kamar dy ngurung dri dsna. sambil nangis dy bikin lagu yang kni telah menyebar. stelah itu malam harinya dy dibujuk untuk keluar kmar olh temannya ternyata dy mw, dy diajak ke sebuah cafe dibali. distu dy cbo untuk nyanyi kan lgu buatannya td. tpi sebelum nyanyi dy minum obat yang punya dosis tinggi, dy minum semua obat tadi tanpa sepengetahuan temannya. setelah minum cy nik keta panggung. lalu dya nyanyi waktu dy tengah2 tangan geby bercucuran keringat. kan dilgunya terdengar suara senar gitar putus itu geby mulai merasa sakit didada setelah suara senar tdi lagunya selesai hanya sampai di pernah ada. lalu lagunya habis sebetulnya lagunya itu masih panjang. dan disitu terdengar suara teriakan seorng cewek itu temen geby. yang tw bahwa dya minum obat dosis tinggi. stelah itu geby jatuh dari bangku yg didudukinnya lalu dy sekarat dalam keadaan memegang gitar, dy dilarikan kerumah skit ternyta dy meninggal di jlan. jadi dy g jd dibawah kerumah sakit
Versi Keempat
Lagu ini dibuat oleh seorang vokalis dari band Caramel (Stikom Bali) yang bernama EGA. Dia ditinggalkan oleh pacarnya dan dia tidak kuat menahannya sehingga putus asa dan menyanyikan lagu ini di depan teman-temannya sebelum dia bunuh diri ke esokan harinya. Di lagu versi ini ternyata terdapat pesan khusus.. Yaitu dua kalimat : Hayati dan Renungkan. Mungkin anda akan tersentuh dan terharu setelah mendengarkan lagu ini.
G D Em Bm
Pernah ada rasa cinta
C G Am D Antara kita kini tinggal kenangan
G D Ingin kulupakan
Em Bm
Semua tentang dirimu
C G Am D G
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintangku
Reff :
G d Em Bm
Jauh kau pergi meninggalkan diriku
C G Am D
Disini aku merindukan dirimu
G D Em Bm
Kini ku coba mencari penggantimu
C G Am D G
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih | Jauh kau pergi (Tinggal kenangan) | | KOMIKAMU! [http://www.komikamu.co.nr] | | GEBY | | | Jauh Kau Pergi (Tinggal Kenangan) | | KOMIKAMU! [http://www.komikamu.co.nr] | | CARAMEL | |
| |